MBAH ALI MAKSUM KYAI AHLI ZUHUD

Download

Menjauhi kemewahan dan kenikmatan Dunia saat Dunia sudah dalam genggaman tangan fokus orientasi kehidupan akhirat itulah Zuhud original.

Sedangkan menjauhi kemewahan dan kenikmatan Dunia saat Dunia masih dalam angan2 bisa jadi karena malas bekerja atau memang ditakdir miskin tetapi pingin dianggap keramat itu namanya Zuhud Pencitraan.

Mbah Kyai Ali Maksum saat masih sugeng dalam pandangan saya bisa disebut termasuk Orang Kaya…namun kehidupan sehari-hari sangat sederhana tidak seperti yang dibayangkan orang…Beliau tidak suka makan enak jajan Kulineran…dhahar menu seadanya asal ditemani sambel buatan Kang Ponidi Santri ndalem.

Beda jauh dengan saya Santri pas2 an yang sok sugih duit tapi suka makan enak jajan Bakmi dan Sate Klatak terus difoto bikin story upload di Medsos Grup WA utk pansos…bahkan sampai hapal warung makan mana yang Pelayannya Cantik bervitamin untuk kesehatan mata tetapi menambah berat hisab di alam sana.

Baju Mbah Kyai Ali ada yang sudah sobek tapi masih dipakai… Beliau bukan type Orang suka berganti Baju untuk penampilan seperti Orang yang berlagak sok Kyai Keramat pakai Baju Ghamis Ala Syeikh Arab dengan bersarung minimal ada Tulisan BHS hadiah lebaran.

Rumah Ndalem dan Kamar Mbah Kyai Ali bisa dikata sangat sederhana untuk ukuran Ulama sekaliber Beliau…di ruang tamu Beliau tidak ada hamparan Karpet tebal atau meja kursi mewah…hanya ada berderet meja kursi sederhana nano-nano bentuk dan warnanya tidak sama…beda dengan Kyai yang ruang Tamunya ada hamparan karpet tebal berwibawa dan Furniture mewah full ukiran made in Jepara…biar kelihatan keren jika ada Tamu Pejabat atau Caleg terutama menjelang Pemilu.

Mbah Kyai Ali tidak pernah mengkeramatkan diri sulit ditemui kayak Pejabat penting atau Kyai sok Viral harus lewat Ajudan… Siapapun sowan bertamu ke Mbah Kyai Ali bisa langsung bertemu kebetulan Kamar Beliau menghadap Halaman tanpa harus lewat ajudan Protokoler dibrondong pertanyaan kamu Siapa dari mana keperluan apa dst kayak lagunya Kangen Band atau sowan Menteri habis dilantik.

Ruang Tamu Mbah Kyai Ali tidak ada Almari Besar berisi Kitab-kitab yang ditata rapi agar terkesan yang punya rumah adalah Ulama Alim ahli baca Kitab dan tidak ada Foto2 bersama Tokoh Pejabat agar terkesan Kyai berkelas.

Di dalam kamar Mbah Kyai Ali hanya ada tempat tidur sederhana dan beberapa Almari Bekas Santri yang direpro tambal sulam ditambah perangkat Loudspeaker untuk berkomunikasi dengan para Santri.

Sebenarnya Mbah Kyai Ali mampu untuk gonta ganti membeli Mobil mahal namun Kendaraan Beliau hanya Colt T Mobil Sejuta Umat…lain saya yang saat ini tidak punya mobil tapi masih ber angan punya Mobil syukur ada Tulisan Innova walau hanya dalam bayangan Fatamorgana…Alhamdulillah sesekali pas punya uang saya bisa menghibur anak istri pinjam Mobil Rental untuk sekedar naikin pamor biar dianggap kaya.

Saat Beliau sakit sebenarnya mampu untuk membeli Kursi Roda mahal tetapi yang Beliau pakai hanya Kursi Tamu Bekas yang dimodif ditempeli Roda Becak…(menurut kabar sampai saat ini masih ada yang menyimpan kursi tersebut).

Singkat kata Beliau betul-betul sosok yang tidak terpikat dengan Dunia bahkan setelah wafat dalam Almari Beliau ditemukan penuh tumpukan Amplop berisi uang dalam jumlah besar bertuliskan nama-nama Orang yang harus diberikan termasuk nama saya…Amplop berisi uang tersebut rupanya sudah lama Beliau persiapkan terbukti banyak nama Orangnya sudah meninggal.

Mbah Kyai Ali Maksum tidak pernah mengajarkan FEODALISME kultus diri kepada para Santrinya…Beliau bukan Sosok Figur gila kehormatan Dunia apalagi membranding diri harus dihormati karena Nasab… salaman harus dicucupi wolak walik padahal sedang flu pilek, jalan harus jongkok ngesot dll…hal tsb tidak pernah Beliau ajarkan kepada para Santrinya walau itu adab yang pas untuk Beliau…bahkan para Santri memanggilnya bukan dengan sebutan Kyai Syeikh, Abah, Buya tetapi cukup Pak Ali…dan Beliau enjoy dengan Panggilan itu.

Dalam Catatan saya yang masih menjadi pertanyaan sampai sekarang kenapa Mbah Kyai Ali Maksum tidak naik Haji atau Umroh ber ulang2 padahal jika mau dari berbagai sisi Beliau sangat mampu untuk melakukannya?…

Lahu Al-Fatihah…

Krapyak Jumat pagi 24 Oktober 2025

Picture of Henry Sutopo

Henry Sutopo

All Posts
Stay up to date

Latest Posts